Jenis Kain yang Perlu Dipahami Sebelum Shopping

Jenis Kain yang Perlu Dipahami Sebelum Shopping

Jenis Kain yang Perlu Dipahami Sebelum Shopping – Selain untuk menjamin ketahanannya, jenis kain juga akan menyesuaikan dengan harga produksi dan efek ketika baju dikenakan. Saking banyaknya, gak jarang banyak nama-nama yang kita gak familiar. Inila delapan nama jenis kain yang perlu anda pahami sebelum membeli baju.

1. Blending adalah jenis kain yang terbuat dari campuran serat.

Kain berbahan blending ini dibuat dengan tujuan mendapatkan harga produksi yang lebih murah, serta mendapatkan tingkat kekuatan bahan yang diinginkan. Istilah bahan blending yang umum adalah T/C 65/35 (campuran polyester cotton), T/R 65/35 (campuran polyester rayon), CVC (campuran polyester cotton 50/50), dan cotton / lycra (97/3).

2. Yang menyenangkan ketika beli baju polyester adalah tidak susah disetrika.

Polyester punya nama banyak nama dagang yaitu Terylene , Dacron, Trivera, dan Tetoron. Kain ini dikenal kuat, elastis, tahan terhadap lipatan, dan tidak mudah kusut. Karenanya, menyetrika bahan ini tidak perlu sampai panas sekali. Hanya saja, kain ini mungkin kurang nyaman saat dipakai karena rendahnya daya serap lembap dan kaku.

3. Pernah dengar istilah rayon viscose?

Kain serat semi sintetik ini, berbahan baku dari alam. Kayu pohon yang punya kadar selulosa tinggi saja yang dipakai supaya kain rayon yang dihasilkan memberi kenyamanan lebih pada berbagai kondisi.

4. Cerutti biasa digunakan untuk syal polos.

Koleksi warna cerutti ada banyak, bisa sekitar 50 warna lebih. Kain cerutti masih punya macam-macam variasi lagi. Cuma, perbedaannya tidak kentara dan hampir terasa sama kalau diraba. Sebut saja cerutti deluxe, cerutti ultima, dan lainnya lagi.

5. Yang berhijab, biasanya familiar dengan bahan spandex.

Selain spandex, bahan ini juga disebut lycra. Ia cenderung sangat elastis, kuat, dan ketahanannya tinggi. Bahan ini tergolong serat sintetis dan elastisitasnya melebihi karet karena daya tarikannya saja mencapai 500 persen.

6. Kain polynosic atau modal bisa kelihatan licin kalau disetrika dengan setrika uap

Kain polynosic dibuat dari selulosa yang diregenerasi. Ia mirip dengan rayon vicose, tapi punya derajat polimerisasi yang lebih tinggi. Kekuatannya pun lebih tinggi, tapi bisa mulur. Kamu bisa mencuci kain ini dengan deterjen atau dry cleaning. Setrikanya dengan suhu sedang supaya tak kusut. Kalau mau lebih licin dan berkilau, boleh pakai setrika uap.

7. Kalau kain cotton atau katun, kamu familiar kan?

Bahan kain cotton diambil dari serat alam yaitu kapas. Jika kamu menemukan baju dengan bahan cotton combed, artinya serat benang yang digunakan lebih halus. Rajutan dan penampilannya ketika dilihat lebih rata. Sedangkan cottton carded adalah kain cotton yang serat benangnya kurang halus. Akibatnya hasil rajutan dan penampilannya pun kurang rata.

8. Diamond georgette adalah jenis kain chiffon dengan kualitas tinggi.

Kain ini juga biasa disebut diamond georgette italiano. Ketebalannya di atas zarra dan lebih stretch. Permukaan bahannya juga mirip kulit jeruk.

***

Selain delapan bahan di atas, masih banyak lagi lho jenis-jenis kain. Apalagi sekarang teknologi semakin canggih. Baju pun sudah dapat diproduksi dari serat limbah sampah di lautan. Apapun itu, pastikan kamu gak salah belanja baju ya! Pilihlah baju dengan jenis kain yang sesuai ekspektasi dan kebutuhan.