IHSG Kamis Pagi Melemah

IHSG Kamis Pagi Melemah Analis Sarankan Waktunya Belanja Saham!

IHSG Kamis Pagi Melemah – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 5,01% setelah sempat tekena trading halt pada perdagangan Kamis. Penurunan IHSG ini terjadi sehari setelah pengumuman pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid kedua oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG melemah 1,545 poin atau 0,03 persen ke level 5.174,55 pada perdagangan Kamis. Sebanyak 104 saham menguat, 56 saham melemah dan 159 saham tidak mengalami perubahan. Adapun investor mencatatkan transaksi sebesar Rp236,355 miliar pada pagi hari ini.

Sejak awal tahun, IHSG merosot 22,35%. Dalam sepekan terakhir, IHSG sudah tergerus 7,37%. “Sebenarnya secara teknikal memang IHSG indikasinya turun, hanya diperparah oleh sentimen PSBB total ini,” ungkap analis Panin Sekuritas William Hartanto.

Bisa dimanfaatkan untuk aksi beli

Dilansir paddlesweep.net kepala Riset Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan bahwa investor masih dapat memanfaatkan momentum untuk melalukan aksi beli dalam jangka pendek.

“IHSG terlihat sedang berusaha keluar dari rentang konsolidasi wajar dan berusaha menembus resisten level terdekat, jika terjadi koreksi wajar para investor masih dapat memanfaatkan momentum untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek,” ujarnya.

Investor melakukan profit taking

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan, IHSG secara teknikal hari ini memang akan bergerak melemah lantaran investor akan melakukan aksi profit taking. Memang berdasarkan data RTI selama satu pekan ini, IHSG sudah menguat 2,53 persen.

Meski IHSG sudah turun kembali, William menilai, saat ini belum menjadi waktu yang tepat untuk mengoleksi saham-saham yang terdiskon. Pasalnya, pelaku pasar masih berada dalam posisi panik jual. William menyarankan investor untuk menunggu hingga mencapai masa jenuh jual, lalu melakukan akumulasi beli.

“Di sisi lain, Investor juga akan cenderung wait and see menanti beberapa data perekonomian,” katanya.

HSG Masih Bisa Turun Lebih Dalam Lagi

Saham rekomendasi analis

Adapun saham-saham yang menjadi rekomendasi William di antaranya:

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk atau TLKM

PT Bank Central Asia Tbk atau BBCA

PT Bank Negara Indonesia Tbk atau BBNI

Sementara Dennies merekomendasikan:

PT Bukit Asam Tbk atau PTBA

PT Bank Negara Indonesia Tbk atau BBNI

PT Acset Indonesia Tbk atau ACST