Berikut Jenis Kayu yang Biasa Dipakai Saat Pembuatan Perabot Rumah Tangga

Pembuatan Perabot Rumah Tangga

Pembuatan Perabot Rumah Tangga – Dalam tahap pembuatan furniture atau perabot dalam rumah tangga, bahan utama pembuatan yang paling sering digunakan adalah kayu. Namun Tahukan kamu kayu apa yang paling sering digunakan untuk pembuatan furniture atau perabot rumah tangga? Tetap disini, karena sudah kami rangkumkan beberja jenis kayu yang sering digunakan dalam tahap pembuatan furniture dan perabot rumah tangga.

Baca juga : Kisah Pilu Seorang Nenek di Maros, Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reyot

Kayu Beech

Beech adalah termasuk jenis kayu solid yang keras, kuat dan berat. Penampilannya sering ditandai dengan warna yang lebih terang, dari putih hingga kuning muda dengan bulir kayu halus yang padat dan tekstur merata. Kayu beech ini juga memiliki daya tahan redam atau shock resistance yang tinggi.

Sebagai kayu untuk bahan dasar live22 deposit ovo perabot, beech termasuk kayu yang populer digunakan khususnya untuk hasil perabot berkualitas tinggi dengan hasil finishing yang lembut dan memberikan efek hangat. Supaya tahan lama dan tidak mudah kotor, banyak yang akan memberikan lapisan proteksi sebelum digunakan.

Kayu Oak

Tidak butuh banyak pengenalan untuk jenis kayu oak, karena kayu oak sudah sering terdengar bahkan di telinga orang awam. Sifatnya yang keras, kuat, dan tahan lama, menjadikannya sebagai bahan kayu dasar untuk furnitur yang bisa dipakai bertahun- tahun lamanya. Bobotnya juga berat dan tidak mudah lekang, walaupun kamu harus hati- hati akan eksposur air dengan kayu oak.

Hal ini dikarenakan pori-pori kayu oak yang cenderung besar dengan guratan corak yang khas. Tak heran banyak yang mengecat lapisan luar dengan cat polishing untuk proteksi sekaligus menampilkan estetika alaminya yang indah.

Misalnya dengan cat duco. Oak terdiri dari dua warna utama, yaitu kayu oak putih yang agak terang dan kayu oak merah dengan warna cokelat kemerahan terang.

Kayu Maple

Kayu maple punya karakteristik dasar yaitu keras, berat dan anti lembap. Sebagai kayu dasar perabot, kayu maple bisa hadir hingga bertahun- tahun lamanya tanpa mengalami banyak kerusakan yang berarti.

Warna kayu maple juga terang dan mudah dicat dengan warna lain sebagai variasi perabot rumah tangga. Selain sebagai bahan dasar furnitur, kayu maple juga paling sering dipilih sebagai material instrumen musik, seperti gitar yang bernilai tinggi dan juga kayu untuk drum.

Kayu Pinus

Kayu pinus sering menjadi idola bagi pengrajin perabot karena harganya yang lumayan terjangkau. Penampilan kayu ini umumnya terang dan gampang ditimpa dengan warna lain. Karena bobotnya yang agak ringan, otomatis kayu pinus tidak setahan dan sekuat kayu maple atau oak.

Kayu Jati

Harga mahal sudah identik dengan kayu jati, tetapi juga kualitas tinggi, daya tahan, awet dan kuat. Dengan kelas awet juara, kayu jati juga tahan terhadap jamur, cuaca dan air sekalipun.

Hal ini dikarenakan kandungan minyak pada kayu jati yang cukup tinggi sehingga kekuatannya sangat mendukung untuk dijadikan bahan perabot yang benar-benar bernilai tinggi. Bahkan, kayu jati ini juga sering digunakan sebagai meja kantor di ruang direktur perkantoran.

Untuk pengolahannya, kayu jati sering diproduksi menjadi mebel, kerajinan, panel, lantai dan aksesoris lainnya. Kayu jati juga cukup mudah diolah dengan guratan serat yang punya kesan rustic gaya.