Perbedaan CMYK dan RGB dalam Desain Grafis

Perbedaan CMYK dan RGB dalam Desain Grafis

20201022124829 1 perbedaan cmyk dan rgb 001 mutia anggraini - Perbedaan CMYK dan RGB dalam Desain Grafis

http://www.woodcraftunfinishedfurniture.com/ Perbedaan CMYK dan RGB memang sebaiknya perlu untuk dipahami. Terlebih bagi Anda yang memiliki minat  bidang desain grafis. Sebab, istilah CMYK dan RGB tersebut erat kaitannya dengan pemilihan warna yang akan berdampak secara langsung dengan hasil cetakan atau print out.

Warna memegang unsur yang penting dan signifikan  dalam dunia desain grafis. Semakin bervariasi warna gambar yang ketahui oleh seorang desainer, maka hasil yang peroleh pun dapat lebih memuaskan dan optimal.

Tak hanya maknanya, perbedaan CMYK dan RGB tersebut juga dasarkan pada tingkat saturasi dari berbagai warna dasar yang pada umumnya telah ketahui. Sehingga, mengenali perbedaan CMYK dan RGB untuk mencampur warna dasar jelas akan membantu meningkatkan kualitas gambar pada hasil cetakan.

Lantas, apa saja sebenarnya perbedaan CMYK dan RGB tersebut? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Pengertian dan Konsep Mode CMYK

ilustrasi printer laser dan infus 001 bramy biantoro - Perbedaan CMYK dan RGB dalam Desain Grafis

Sebelum mengenali perbedaan CMYK dan RGB, alangkah baiknya untuk memahami pengertiannya secara satu persatu. CMYK merupakan percampuran beberapa warna dasar yang bertujuan untuk memaksimalkan potensi pemilihan warna terbaik pada saat proses percetakan.

CMYK yang merupakan singkatan dari Cyan Magenta Yellow Key pada dasarnya menggunakan tinta process warna cyan, magenta, yellow, dan black. Beberapa warna tersebut kemudian proses untuk lakukan percampuran hingga membentuk sebuah warna yang inginkan.Biasanya, mode CMYK seringkali timpakan ke dalam gambar yang memiliki latar belakang berwarna putih. Hal ini lantaran warna putih anggap lebih dapat menyerap struktur cahaya tertentu.

Pengertian dan Konsep Mode RGB

20201022124829 1 perbedaan cmyk dan rgb 001 mutia anggraini - Perbedaan CMYK dan RGB dalam Desain Grafis

https://huertoseducativos.org/Sementara itu, RGB sendiri merupakan sebuah singkatan dari Red, Green, Blue atau dalam Bahasa Indonesia singkatan tersebut berarti percampuran antara warna dasar seperti merah, hijau, dan biru. Pada dasarnya, mode RGB ini merupakan teknik yang biasa gunakan untuk mendapatkan campuran warna yang cukup variatif.

Umumnya, mode RGB dalam dunia desain grafis seringkali sebut dengan warna aditif. Sebab, hampir seluruh warna dalam mode RGB dapat membentuk warna-warna lain meski cukup menggabungkan antara ketiga warna dasar tersebut.

Perbedaan CMYK dan RGB ini seringkali membuat para desainer lebih memilih metode RGB. Sebab, RGB sebut lebih memiliki hasil yang lebih optimal. Meskipun begitu, metode CMYK pun sebenarnya juga dapat memberikan hasil warna yang berkualitas.

Kelebihan dan Kekurangan CMYK

20201022124829 1 perbedaan cmyk dan rgb 001 mutia anggraini - Perbedaan CMYK dan RGB dalam Desain Grafis

Setelah memahami pengertian dan konsep dari kedua teknik penggabungan warna dasar pada desain grafis tersebut, kini perbedaan CMYK dan RGB juga harus ketahui melalui kelebihan dan kekurangannya seperti yang lansir dari berikut ini.http://www.woodcraftunfinishedfurniture.com/

Kelebihan:

perbedaan cmyk dan rgb dalam desain grafis hindari kesalahan saat memilih warna - Perbedaan CMYK dan RGB dalam Desain Grafis

1. Mampu menciptakan warna sekunder

Kelebihan pertama dari CMYK adalah kemampuannya untuk menciptakan warna sekunder. Sebab, saat ketiga warna tersebut gabungkan, maka akan terbentuk beberapa warna yang seringkali butuhkan yakni seperti merah, hijau, hingga biru.

2. Ekonomis

Tinta CMYK sebut lebih ekonomis dan tahan lama. Sebab, beberapa warna dasar dapat hasilkan dari pencampuran beberapa warna CMYK tanpa harus kehilangan warna utama dalam jumlah yang besar. Hal ini jelas akan mempengaruhi kondisi keuangan pribadi maupun perusahaan Anda.

3. Cocok Digunakan Dalam Jumlah Besar

Ekonomis pun menjadi salah satu andalan banyak perusahaan masih mempertahankan teknik CMYK saat hendak melakukan proses pencetakan. Selain itu, warna yang dihasilkan CMYK pun diklaim masih relevan dan memiliki kualitas baik.

 

Kekurangan:

Warna tinta yang digunakan pada mode CMYK disebut tidak dapat akurat. Hal ini lantaran tinta printer memiliki campuran yang tidak cukup akurat untuk menghasilkan warna dari mode CMYK. Hal ini selanjutnya dapat mengakibatkan terjadinya sistem out of gamut atau ketidakmampuan printer untuk menjangkau warna tertentu.

Kelebihan dan Kekurangan RGB

Tak hanya metode pencampuran warna CMYK saja, RGB pun juga memiliki kelebihan dan kekurangannya saat digunakan dalam proses mencetak warna. Berikut beberapa perbedaan CMYK dan RGB yang berdasarkan pada kelebihan serta kekurangan teknik RGB:

Kelebihan:

1. Akurasi Tinggi

Kelebihan pertama pada model warna RGB adalah tingkat akurasi percampuran warnanya yang cukup tinggi. Teknik ini pun seringkali digunakan dalam berbagai perangkat elektronik seperti komputer hingga televisi.

2. Mudah Disalin

Kelebihan lainnya adalah kemudahannya untuk dipindah ke piranti lain tanpa harus melakukan proses convert ke mode warna lain terlebih dahulu. Hal ini lantaran cukup banyak peralatan dan piranti elektronik yang menggunakan mode warna RGB.

3. Meningkatkan Kualitas Foto

Kelebihannya yang lain adalah kemampuannya untuk dapat meningkatkan kualitas cetakan foto. Sebab, banyak aplikasi foto yang menggunakan mode warna RGB sebagai warna andalan untuk meningkatkan kualitas warna di dalamnya.

Kekurangan:

Meski banyak kelebihan yang dapat peroleh saat menggunakan mode warna RGB, namun RGB sebut masih memiliki kekurangannya. Salah satunya yakni hasil cetakan printer yang tidak dapat tercetak dengan sempurna. Sebab, pada umumnya banyak printer yang masih menggunakan mode warna CMYK.